SELAMAT DATANG DI BLOG ANGELA LISTIAWATI. DI BLOG INI TEMEN-TEMEN BISA DAPAT MENGETAHUI BEBERAPA INFORMASI TENTANG ILMU PENGETAHUAN DLL. SEMOGA DENGAN BERKUNJUNG DI BLOG INI WAWASAN TEMEN-TEMEN JADI BERTAMBAH. THANKS

Senin, 07 Oktober 2013

Penyakit Mata Silinde


        Apa itu Mata Silinder? Pasti rata-rata sudah tahu apa itu penyakit mata silinder. Yah aku merupakan salah satu pengguna kacamata dengan penyakit mata silinder. Tapi jarang pakai kacamata (tolong jangan diikuti, sebenarnya harus menggunakan kacamata!!!). Alasanku dari dulu enggak menggunakan kacamata adalah sering diketawain, dibilang kaya ibu-ibu, dan saat itu masih ababil, jadi ya gak tahan di ejek-ejek gitu. Padahal pakai kacamata kan gak buat gaya-gayaan. Sebenarnya ada ceritanya mengapa aku bisa menggunakan kacamata.
          Berawal dari SD, ortuku sudah membeli komputer PC Pentium 4. Jadinya dari kelas 4 SD aku selalu di depan komputer dari pulang sekolah. Mencoba belajar pakai Ms. Word dan Excel. Yah gak lupa juga main game. Hehehehe. Lanjut sampai SMP, karena kakakku dua-duanya jurusan Teknik Sipil, mereka selalu menggunakan software Auto CAD. Wah aku juga coba belajar pakai itu, jadinya waktu nambah di depan komputer. Sampai SMA, aku masuk Club Computer, yah nambah lagi selalu di depan komputer. Dan pada akhirnya SMA kelas X, aku merasakan aneh pada mata. Mata sebelah kiriku, terdapat benjolan putih. Wah kaget setengah mati. Takut di operasi.

          Akhirnya cek ke RS, ternyata mataku mengalami peradangan karena radiasi komputer. Pada akhirnya di test mata, dan hasilnya menyatakan bahwa aku minus 0.5 dan silinder 0.25. Mau gak mau pakai kacamata. Dokter pun memberikan obat agar mataku sembuh dari peradangan. Tapi setelah pakai kacamata di sekolah, gara-gara diejek, aku jadinya males pakai kacamata dan memutuskan untuk selalu duduk di depan. Pada akhirnya sampai kuliah, cek mata lagi. Dan ternyata minus ku hilang dan silinderku nambah jadi 0.5. Denger-denger silinder gak bisa hilang. Makin takut lagi, dan jadinya aku ini adalah silinder murni.
         Tapi, setelah itu aku jarang juga pakai kacamata karena aku selalu duduk di depan. Tapi semenjak aku semester 4, aku duduknya di tengah-tengah agak kebelakang, jadi mulailah terasa tulisan itu berbayang kalo dosen nulisnya di papan. OMG.... Dan sekarang aku kan semester VI nih, dan di semester ini, aku merasakan pusing yang gak tertahankan deket daerah mata, pusingnya sampai ngerasa pengen muntah. Kemungkinan silinderku ini bermasalah lagi. Jadi bagi yang silinder juga, harus pakai kacamatanya terus biar gak nambah ya, tar nyesel kalo udah nambah.
          Lalu apa itu Mata Silinder? Mata silindris atau astigmatisme (medis) adalah sebuah kondisi dimana bentuk permukaan mata yang disebut kornea atau lensa mata yang terletak lebih dalam, memiliki perbedaan kelengkungan pada permukaannya. Mata normal akan memiliki permukaan yang merata pada setiap arahnya, namun pada astigmatisme terdapat beberapa daerah pada permukaan yang sebagian rata atau cenderung dalam. Ibaratkan seperti telur atau bola rugby (normalnya seperti bola). Keadaan ini menyebabkan sinar yang masuk ke mata akan dibiaskan tidak pada satu titik fokus sehingga objek yang dilihat adalah tidak jelas dan berbayang.  Pada umumnya, astigmatisme terjadi sejak lahir dan sebagian lainnya karena trauma, penyakit atau riwayat operasi pada mata.
          Untuk mengatasinya dapat diberikan bantuan kacamata lensa silinder. Pemberian kacamata lensa silinder memang tidak bersifat merubah bentuk bola mata yang sudah ada, tetapi membantu agar sinar yang masuk ke mata menjadi dibiaskan pada satu titik fokus dan kemudian objek yang dilihat menjadi jelas. 
          Disini, aku jelasin dulu, kira-kira apa sih penyebab orang sampai matanya silinder?

  1. Faktor keturunan atau genetika. Faktor keturunan selalu menjadi salah satu penyebab utama timbulnya suatu jenis penyakit, semisalnya mata silinder ini, penderita mata silinder memiliki kemungkinan adanya faktor keturunan dari salah anggota keluarga yang mungkin pernah atau menggunakan kacamata silinder. Namun pada umumnya besarnya turunan mata silinder besar adalah diatas 1,5 diopter ( 1,5 cm ).
  2. Radiasi cahaya. Mata sering digunakan lebih dari kemampuannya, sehingga anda memaksa mata untuk tetap aktif melihat padahal mata anda telah memberi suatu respon untuk beristirahat. Kebiasaan buruk yang sering dilakukan dapat menjadi penyebab awal mata silinder, yakni radiasi cahaya yang ditimbulkan dari sinar radiasi TV, cahaya monitor komputer yang tidak dilindungi filter pelindung monitor, membaca dalam pencahayaan yang kurang atau pencahayaan yang lebih, membaca sambil tiduran, waktu istirahat yang kurang, sering begadang dan sebagainya.
  3. Terkena penyakit mata tertentu, misalnya : Keratoconus / kornea yang membentuk kerucut, Ptosis atau kelopak mata yang menggantung atau kesulitan untuk membuka salah satu kelopak mata, Sering bisulan di sekitar area kelopak mata, Pasca operasi mata, dan Pasca trauma dari suatu kecelakaan yang mengenai mata.
  4. Kekurangan asupan vitamin penting. Vitamin sangat dibutuhkan oleh tubuh terutama mata, karena mata merupakan salah satu indera tubuh yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Asupan nutrisi, protein dan lemak penting bagi kornea mata anda. Karena kornea dan lensa mata memiliki peranan penting dalam penglihatan.
          Apakah silinder bisa disembuhkan? Dari beberapa bahan yang aku bacca di internet, ada yang mengatakan bisa dan ada yang mengatakan tidak bisa disembuhkan. Yang mengatakan bahwa silinder tidak bisa sembuh adalah sebagai berikut :
Silindris tidak bisa hilang, apalagi jika lebih dari 0,25 D. Tidak ada pula obat atau vitamin yang bisa menyebuhkannya. Penderita silindris sebaiknya menggunakan kacamata dan lensa kontak yang mampu menempatkan sinar tepat, terfokus ke macula.
          Lalu yang mengatakan bahwa silinder dapat disembuhkan dengan menggunakan operasi laser Lasik dengan biaya yang agak mahal. Tetapi ada juga yang mengatakan beberapa tips menyembuhkan mata silinder, berikut tipsnya :

  1. Melakukan Olah Raga Mata. Lakukan olah raga mata setiap hari terutama pada pagi dan sebelum tidur. Olar raga ini bertujuan melatih mata agar lentur dan membuka mata agar mendapat oksigen yang cukup. caranya dengan menggerakkan mata ke kiri dan ke kanan, kemudian pandangan lurus ke depan selanjutnya tekan kedua pelipis mata kanan kiri dengan kedua tangan anda, pijat memutar searah jarum jam, kemudian pijit perlahan bagian belakang  bawah kepala.
  2. Melakukan Kompres mata dengan Air Hangat. Lakukan kompres mata dengan air hangat setiap hari. jangan membuat mata anda tergantung dengan kacamata. Dengan melakukan kompres Mata, maka membuat otot otot mata akan lentur dan mata tidak tegang
  3. Operasi Lasik Mata. Penyembuhan Mata Silinder dapat dilakukan dengan cara cepat melalui operasi lasik. tentu saja operasi ini akan membutuhkan biaya yang mahal. Operasi dilakukan dengan mengembalikan lengkungan mata menjadi normal.
  4. Hindari kebiasaan buruk. Kebiasaan buruk sangat penting untuk menjaga mata anda tetap normal. hindari kebiasaan yang tidak baik seperti membaca terlalu lama, terlalu dekat, dan tidak cukup cahaya, menonton Tv terlalu dekat, bermain games dan komputer terlalu dekat. cobalah mata anda jangan terlalu lelah dengan kegiatan tersebut.
  5. Selalu menjaga kebersihan mata. Mata dapat dilakukan dengan menggunakan kapas yang direndam dulu dengan air. bersihkan mata dengan cara menyeka mulai dari sisi kiri ke kanan sekali usap saja. jangan menggunakan dua kali karena kotoran akan menempel pada saat membersihkan yang pertama kali dan bila digunakan 2 kali akan menyebabkan luka di mata
  6. Jangan Menggunakan bantal, handuk, atau guling dengan orang lain. Kelihatannya tidak masuk akal apalagi dengan keluarga sendiri, tetapi perlu diperhatikan juga bila barang tersebut terjangkiti oleh bakteri dari orang lain, bisa menularkan penyakit mata ke kita.
  7. Menggunakan Suplemen Mata. Penyakit Mata Silinder bisa juga disebabkan kurang zat atau gizi yang di konsumsi oleh mata kita. Suplemen mata sudah banyak beredar di toko obat atau apotek. pilihlah suplemen mata sesuai dengan petunjuk dokter.
          Jadi kesimpulan yang aku dapat dari bahan bacaan dan pengetahuanku dari dulu adalah jika merasa pusing yang berbeda dari biasanya, bawa aja ke dokter atau periksa mata. Jika menderita silinder, mending langsung buat kacamata biar silindernya gak nambah. Banyaklah mengkonsumsi makanan yang mengandung Vitamin A. Besok aku juga bakal periksa mata lagi, karena lebih baik mata diperiksa setiap 6 bulan sekali, siapa tau silinder nya bisa berubah ukuran.
          Sekedar mengingatkan, setelah membaca artikel ini, minta tolong ya.. Di share ke FB atau twitter. Terus diisi ya voting yang ada di pojok kanan atas dari halaman ini. Diisi juga kolom reaksi setelah membaca artikel ini, apakah bagus, penting, bermanfaat, atau yang lainnya. Bagi yang mau copy kata-kataku, jangan sampai lupa menyertai link dari halaman ini. Kalau ada yang bingung, silahkan tuliskan pertanyaan di form komentar. Makasi :)


Sumber :
  • http://www.matasilinder.com/penyebab-mata-silinder/
  • http://www.klikdokter.com/tanyadokter/read/2010/01/11/7536/mata-silinder-dapat-sembuh-
  • http://jogja.tribunnews.com/2012/08/02/tribun-apakah-mata-silindris-bisa-disembuhkan
  • http://kesehatan-mata-kita.blogspot.com/2011/11/7-tips-menyembuhkan-mata-silinder.html

Menyembuhkan Rabun Dekat / Hipermetropia

 
Rabun Dekat atau Hipermetropia adalah jenis kelainan mata yang menyebabkan penderitanya dapat melihat obyek dari jarak jauh dengan sempurna, tapi pandangan menjadi kabur bila melihat obyek berjarak dekat. Rabun dekat disebut juga dengan mata plus atau hiperopia.
 
Secara teknis, hipermetropia adalah kondisi di mana sinar-sinar sejajar yang masuk ke bolamata, dengan tanpa pengaruh akomodasi, titik fokusnya jatuh di belakang retina. Hipermetropia merupakan gangguan penglihatan yang lebih disebabkan menurunnya kemampuan otot dan saraf mata sehingga pengobatan dengan Obat Terapi Mata Alami dapat menyembuhkannya secara total. Mekanismenya adalah meremajakan kembali saraf, otot dan organ-organ di mata agar berfungsi normal. Usaha peremajaan ini dilakukan dengan pemberian nutrisi dari luar (obat tetes mata) dan nutrisi dari dalam tubuh (kapsul herbal).
Hipermetropia, sering dikaitkan dengan presbyopia yang umumnya dialami oleh seseorang yang telah berusia sekitar 40 tahun, karena di antara keduanya mempunyai kemiripan gejala yaitu rabun jauh. Jadi secara teknis rabun jauh punya dua nama, disebut hipermetropia jika terjadi pada anak dan orang dewasa usia dibawah 40 tahun dan disebut presbiopia jika terjadi pada orang tua usia 40 tahun ke atas.
Secara alami, kebanyakan bayi lahir dalam keadaan hipermetropia dan sembuh dengan sendirinya pada usia sekitar 12 tahun. Pada usia muda kemampuan akomodasi mata masih sangat baik, sehingga anak atau remaja yang mengidap hipermetropia tidak merasa terganggu. Pada orang dewasa, kemampuan akomodasi mata akan banyak menurun dan sangat terasa pada usia sekitar 40 tahun, di mana pada saat itu ia akan kesulitan melihat benda kecil dalam jarak dekat (± 30cm).
Penderita hipermetropia biasanya akan mempunyai keluhan - keluhan seperti :
  • Sakit kepala yang makin terasa jika melihat ke arah dekat dalam jangka waktu beberapa menit saja.
  • Penglihatan tidak nyaman, terutama ketika pandangan terfokus ke jarak tertentu dalam waktu lama, misalnya menonton televisi.
  • Kabur ketika melihat dekat, meskipun usianya masih cukup muda.
  • Penglihatan jauh menjadi kabur sehabis melihat dekat dalam waktu lama.
  • Kabur ketika melihat jauh dan dekat, terutama jika derajat hipermetropianya sudah agak tinggi (3,00 s/d 6,00 D).
  • Mata cepat lelah ketika membaca dalam jarak dekat.
Penyebab rabun dekat adalah karena bentuk bola mata terlalu pendek dibanding keadaan normal, atau dapat juga sistem optis bola mata yang kekurangan daya bias. Pada orang tua, rabun dekat merupakan bagian dari proses penuaan yang secara alamiah dialami oleh hampir semua orang. Penderita akan menemukan perubahan kemampuan penglihatan dekatnya pertamakali pada pertengahan usia empat puluhan. Pada usia ini, keadaan lensa kristalin berada dalam kondisi dimana elastisitasnya telah banyak berkurang sehingga menjadi lebih kaku dan menimbulkan hambatan terhadap proses akomodasi, karena proses ini utamanya adalah dengan mengubah bentuk lensa kristalin menjadi lebih cembung.
Berkaitan dengan itu, tujuan dari Obat Terapi Mata Alami adalah peremajaan fungsi mata dengan pemberian nutrisi dan obat herbal yang bisa mengembalikan mata ke fungsi semula. Obat Terapi Mata Alami dapat menyembuhkan secara total rabun dekat atau paling tidak mengurangi hingga 80%. Selama pengobatan rabun dekat akan terjadi secara bertahap, sehingga bila kacamata sudah tidak cocok lagi sebaiknya diganti atau tidak usah dipakai. Penderita juga disarankan untuk memeriksakan matanya setiap sebulan sekali untuk mengetahui perkembangan plus pada matanya. Cara kerja dan waktu yang diperlukan untuk menyembuhkan hipermetropia sama dengan miopia dan silindris, yaitu antara 1-2 bulan tergantung tingkat keparahan.
Harga Obat Terapi Mata Alami Untuk Rabun Dekat adalah Rp. 385.000,-
Anda mendapatkan 1 botol (isi 10ml) Obat Tetes Mata Untuk Rabun Dekat dan 1 botol (isi 80 biji) Kapsul Herbal yang diracik khusus membantu mempercepat proses penyembuhan Rabun Dekat. Satu paket Obat Mata Rabun Dekat ini cukup untuk dipakai sekitar 1 bulan.
 
CATATAN: Apabila pasien menderita rabun jauh, rabun dekat dan astigmatisme secara bersamaan, maka pasien tidak perlu menambah biaya, karena herbal yang dibutuhkan untuk ketiga jenis gangguan penglihatan itu sama. Dengan kata lain, satu paket obat herbal bisa untuk menyembuhkan rabun jauh, rabun dekat dan astigmatisme sekaligus.

Penyebab, Cara Mencegah dan Mengobati Mata Minus



Penyebab, Cara Mencegah dan Mengobati Mata Minus -
Mata merupakan indra yang sangat penting bagi seseorang, karena tanpa mata, kita tidak akan bisa melihat betapa indahnya dunia ini.. wow.. “lebay “ Xiixi... tapi memang betul kan ? Tanpa mata kita akan sulit melakukan aktivitas dan tanpa mata pula kita akan merasa dunia begitu gelap dan tak berwarna... ckckk nah untuk itulah kita wajib bersyukur kepada Sang Pencipta yang telah menganugrahi sepasang mata yang sehat yang bisa digunakan untuk melihat indahnya dunia dan se-isinya.. hehehe.. dan salah satu cara mensyukurinya ialah dengan menjaga kesehatan mata sehingga mata kita tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.
Akan tetapi terkadang kita sering lupa dan lalai untuk menjaga kesehatan mata, dan sering melakukan hal- hal yang dapat membuat kesehatan mata kita terganggu. Seperti kebiasaan membaca buku padahal kondisi lampu tidak begitu terang, mungkin satu atau dua kali tidak akan bermasalah. Tapi bagaimana jika hal tersebut dilakukan setiap hari ? tentu hal tersebut tidak baik bukan untuk kesehatan mata dan banyak khasus akhirnya mata menjadi rabun atau minus ... Nah.. agar mata kita tetap sehat, maka kita perlu tahu hal – hal apa saja yang dapat mengganggu kesehatan mata sehingga kita bisa menghindari hal – hal tersebut. Berikut pemyebab / hal – hal yang dapat merusak penglihatan mata , khususnya penyebab rabun mata atau mata minus :

  • Kurang mengonsumsi makanan sehat. Pola makan yang sehat, yang memenuhi syarat 4 sehat 5 sempurna juga sangat berpengaruh terhadap mata
  • Kebiasaan pola hidup yang tidak sehat. Kebiasaan pola hidup yang buruk dapat memicu penyebab mata minus dan mempengaruhi kesehatan pada mata bahkan dapat merusak mata. Seperti : membaca di tempat yang redup / gelap, kebiasaan membaca sambil tiduran, kebiasaan membaca dengan jarak yang terlalu dekat, dan kebiasaan buruk lainnya.
  • Sering berada di lingkungan yang kurang sehat, tentu dapat mempengaruhi kesehatan dan kebersihan mata, baik lingkungan udara, air, maupun makanan. Sering beradu di jalan raya yang pasti penuh dengan polusi, yang tidak baik terhadap mata, mata menjadi terkena debu dan udara kotor.
  • Banyak mengonsumsi gula yang terlalu banyak. Disadari atau tidak ternyata penelitian mengungkapkan, bahwa banyak mengonsumsi makanan atau minuman yang manis, terutama gula. Ternyata makanan manis dapat berpengaruh pada mata kita, jadi kita harus seimbang mengonsumsi makan dan minum yang sehat untuk suplay tubuh kita, dan terutama untuk kesehatan dan ketajaman mata kita.
  • Terlalu sering berada didepan layar televisi maupun komputer. jika anda terlalu sering menatap dan menonton televisi maupun komputer yang mempunyai sinar radiasi tinggi dapat memicu penyebab mata minus apalagi jika anda terlalu dekat berada didepan layar komputer dan televisi. Hal ini tentu sangat tidak baik untuk mata.
  • Faktor keturunan juga tetap berperan namun bukan penyebab utama.
Cara Mencegah Rabun Mata / Mata Minus
  • Berilah jarak yang cukup antara mata dengan objek yang dilihat baik saat membaca atau menggunakan komputer.
  • Gunakan pencahayaan yang cukup terang dan jangan membaca dalam suasana remang atau redup.
  • Sebaiknya tidak membaca sambil tiduran, karena posisi ini akan membuat mata cepat capek akibat jarang pandang yang berubah-ubah membuat mata menjadi tidak fokus.
  • Usahakan jangan terlalu lama berada di depan komputer, sebaiknya setiap dua jam sekali mata diistirahatkan dengan cara memejamkan mata selama 10 menit atau melihat pemandangan yang hijau selain layar komputer.
  • Mengurangi makanan yang tinggi protein karena diduga bisa menambah minus pada mata.
  • Mengosumsi segala jenis sayuran dan buah-buahan.

Cara Mengurangi dan Menyembuhkan Mata Minus
  • Lepaskan kacamata jika dirasa kurang diperlukan, seperti berada di ruangan yang sempit. Lakukan hal ini jika anda masih dapat melihat dengan jelas walau tanpa kacamata.
  • Latih mata untuk melihat objek yang jauh tanpa memakai kacamata. Sebagai contoh, anda dapat pergi ke sawah atau pantai karena tempat-tempat tersebut memiliki sudut pandang yang jauh dan luas.
  • Latih mata untuk melihat benda yang bergerak. Sebagai contoh, saat anda berada di jalan raya, amatilah motor yang berlalu lalang di depan anda. Telusuri dan perhatikan tiap gerakannya, usahakan bayangan yang terbentuk adalah utuh.
  • Mengobati mata minus dengan terapi daun sirih. Daun sirih dapat membantu menyembuhkan mata minus dengan cara alami. Caranya juga mudah, bersihkan daun sirih dan tempelkan di kelopak mata saat anda tidur. Lakkan terapi ini secara rutin.
  • Apabila anda bekerja menggunakan komputer, pastikan monitor anda bekerja dengan baik. Selain itu, setiap 30 menit melihat monitor komputer yang menyala, anda harus melihat objek lain seperti keyboard, atau memandang ke luar jendela.
  • Terapi lilin. Lilin juga memiliki manfaat untuk membantu mengurangi tingkat minus mata anda. Caranya sederhana, nyalakan lilin tersebut dan tatap lilin tersebut tanpa banyak berkedip. Usahakan jangan terlalu sering berkedip sampai banyak air mata yang keluar. Terapi lilin ini sederhana, namun cukup ampuh untuk mengurangi mata minus apabila dilakukan secara rutin.
  • Bersihkan mata secara rutin, bisa menggunakan tetes mata.
  • Memakai kacamata saat berkendara. Hal ini bertujuan agar mata anda tidak bersentuhan langsung dengan debu.